Realita

Minggu lalu akhirnya saya mendapat suatu topik untuk dibicarakan. Yaa saya akan melanjutkan tulisan yang lalu. Bagi pembaca yang ingin membaca tulisan saya sebelumnya, silahkan dilihat di

https://prakhosha.wordpress.com/2017/01/22/jangan-dibaca/#more-51

Tulisan kali ini akan membahas tentang ide radikal dalam sains yang ditakuti sebagian orang dan membuat takjub semua orang.

Semua berawal dari yang namanya ‘Bencana Ultravioelt’, yaitu gampagnya. Jika radiasi suatu benda hitam bergantung pada intensitas, maka pada frekuensi tinggi radiasi yang dipancarkan mendekati tak terhingga. Ini berarti jika kita berada di depan api unggun untuk terlalu lama, kita akan mati. Tapi ini tidak seperti kenyataannya. Satu-satunya cara untuk menghindari bencana itu adalah jika kita menganggap elektron adalah sebuah paket energi atau quanta.

Eksperimenpun dilakukanimg_20170129_200822

Gambar diatas, menunjukan seperrti ini, jika kita mempunyai bola baseball, kemudian kita lewatkan pada sebuah celah ganda, maka bola akan mendarat di dinding dengan gambar seperti diatas. Sekarang kita coba mengganti bola baseball dengan elektron, jika elektron benar partikel, maka elektron juga mendarat seperti gambar diatas.

Hasilnyaimg_20170129_200844

Elektron justru mendarat lebih banyak di belakang dinding, bukan di belakang celah, dan yang lebih mengejutkan lagi pola yang dihasilkan sangat mirip dengan pola sebuah gelombang yang dilewatkan sebuah celah ganda.img_20170129_200851

Hah?

Dan yang lebih-lebih mengejutkan lagi(banyak hal yang mengejutkan disini), saat kita mencoba untuk mendeteksi celah mana yang sebuah elektron lewati, pola gelombangpun hilang dan berubah menjadi pola partikel.img_20170129_200903

Hal ini menunjukkan bahwa elektron ialah partikel sekaligus gelombang. Jika eletron bertindak seperti ini maka partikel yang lain juga bertindak sperti ini juga. Jika dalam skala kecil partikel bertindak seperti itu, maka kita sebagai hasil pertemuan partikel-partikel kecil itu juga bertindak demikian. Kenyataan dunia yang selama ini kita lihat, bukanlah seperti apa yang biasa kita lihat. Hal ini seperti elektron-elektron tersebut tidak ingin kita melihat apa yang sebenarnya terjadi, mereka mempermainkan kita, alam tidak ingin kita melihatnya

Namun kita masih harus mencari, apa sebenarnya yang terjadi pada skala itu atau skala quantum. Untuk itullah fisika akan terus berdiri, untuk mengetahui kebenaran yang sebenarnya. The nature of reality.

 

Note: Maaf jika saya tidak menjelaskan hal-hal diatas dengan sangat jelas, sesungguhnya saya hanyalah sebuah mahluk yang menganggap dirinya sombong di sistem alam semesta yang sama sekali belum saya mengerti.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s